Mengapa Ibu Hamil Dilarang Makan Durian?

Darma Zanna

Ibu hamil dianjurkan untuk menghindari makanan tertentu, salah satunya adalah durian. Larangan tersebut didasarkan pada beberapa alasan penting yang perlu diperhatikan demi kesehatan ibu hamil dan janin yang sedang dikandung.

Risiko Infeksi

Salah satu alasan utama mengapa ibu hamil dilarang makan durian adalah karena risiko infeksi. Durian adalah buah tropis yang memiliki tekstur lembut dan aroma yang kuat. Meskipun buah ini lezat dan kaya nutrisi, namun daging durian bisa menjadi media yang baik untuk pertumbuhan bakteri jika tidak disimpan atau diproses dengan benar.

Makanan yang terkontaminasi bakteri dapat menyebabkan infeksi pada ibu hamil dan janin yang dapat berdampak negatif pada kesehatan keduanya. Infeksi pada ibu hamil dapat menyebabkan gejala seperti demam, muntah, diare, dan bahkan dapat mengancam kehidupan ibu hamil dan janin.

Potensi Alergi

Durian juga termasuk dalam kategori makanan potensial yang dapat menyebabkan alergi. Alergi makanan adalah reaksi tubuh yang berlebihan terhadap protein tertentu yang terdapat dalam makanan. Meskipun jarang terjadi, alergi durian dapat menyebabkan gejala seperti ruam kulit, gatal-gatal, pembengkakan selaput lendir, dan kesulitan bernapas.

Bagi ibu hamil yang memiliki riwayat alergi makanan atau alergi terhadap buah-buahan tertentu, konsumsi durian dapat meningkatkan risiko timbulnya alergi pada ibu hamil itu sendiri maupun janin yang sedang dikandung.

Efek Samping Pada Sistem Pencernaan

Durian adalah buah yang tinggi serat dan gula alami. Meskipun serat sangat diperlukan dalam diet ibu hamil, namun durian mengandung serat dalam jumlah yang tinggi. Jumlah serat yang berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti diare, kembung, dan perut kram. Kondisi ini dapat membuat nyaman ibu hamil, terutama pada trimester terakhir kehamilan.

BACA JUGA:   Harga Mesin USG 3 Dimensi

Selain itu, durian juga mengandung gula alami yang tinggi. Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah, terutama pada ibu hamil dengan riwayat diabetes gestasional atau diabetes yang terjadi selama kehamilan.

Potensi Erangan

Secara tradisional, durian dianggap sebagai buah yang panas dalam sistem tubuh. Dalam konsep pengobatan tradisional, makanan yang dianggap "panas" bisa meningkatkan risiko erangan pada ibu hamil. Erangan adalah kondisi dimana terjadi ketidakseimbangan panas dan dingin dalam tubuh yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti peradangan dan iritasi.

Meskipun belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan adanya hubungan langsung antara durian dan erangan pada ibu hamil, namun sebagai langkah pencegahan, banyak ahli kesehatan yang merekomendasikan agar ibu hamil menghindari makan durian demi menjaga keseimbangan tubuh saat masa kehamilan.

Kesimpulan

Dalam kesimpulannya, ibu hamil sebaiknya menghindari konsumsi durian karena beberapa alasan penting. Larangan tersebut didasarkan pada risiko infeksi, potensi alergi, efek samping pada sistem pencernaan, dan potensi erangan yang dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu hamil dan janin yang sedang dikandung. Sebagai langkah pencegahan, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran nutrisi yang tepat selama masa kehamilan.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]