Contoh Fiksi Mini Sunda

Darma Zanna

Pada suatu pagi di desa Sunda yang tenang, terjadi sebuah kejadian mengejutkan. Warga desa yang sedang sibuk dengan pekerjaan sehari-hari, tiba-tiba merasakan getaran hebat yang membuat tanah berguncang. Semua orang berhamburan keluar rumah, mencari tahu apa yang terjadi.

Seorang tua yang bijaksana bernama Pak Jaja berusaha menenangkan warga desa. Ia mengumpulkan semua orang di lapangan terbuka untuk memberikan penjelasan. Pak Jaja yang merupakan pendeta desa menjelaskan bahwa tanah berguncang tersebut merupakan akibat dari gempa bumi.

Warga desa menjadi khawatir, karena gempa ini terasa lebih kuat dari pada biasanya. Mereka berbondong-bondong mengunjungi rumah sakit desa untuk memeriksa keluarga mereka yang sedang sakit. Namun, rumah sakit tersebut telah mengalami kerusakan parah akibat gempa.

Di tengah kepanikan, terdengarlah suara gaduh dari arah ladang. Warga desa bergegas menuju ladang dan terkejut melihat ada seorang anak kecil yang terjebak di bawah reruntuhan sebuah gubuk. Anak tersebut bernama Dede, anak dari seorang petani di desa.

Tanpa pikir panjang, beberapa pria desa berusaha untuk mengangkat reruntuhan tersebut dan menyelamatkan Dede. Mereka bekerja dengan penuh semangat, saling membantu, dan tidak lupa berdoa untuk keberhasilan penyelamatan.

Setelah beberapa saat, akhirnya Dede berhasil dikeluarkan dari bawah reruntuhan. Warga desa bersorak kegirangan melihat anak kecil tersebut selamat. Mereka merasa lega dan bersyukur atas pertolongan Tuhan yang melindungi Dede dalam kecelakaan ini.

Pada hari-hari berikutnya, warga desa bergotong-royong membangun kembali rumah sakit desa yang hancur akibat gempa. Mereka bersatu padu dan saling membantu agar rumah sakit segera beroperasi kembali untuk melayani masyarakat desa.

Tidak hanya itu, warga desa juga melakukan musyawarah untuk mengantisipasi bencana yang kemungkinan besar terjadi kembali di masa depan. Mereka menyusun rencana evakuasi darurat dan menyediakan tempat penampungan bagi yang terkena dampak bencana.

BACA JUGA:   Cara Mengukur Grounding dengan Tang Ampere

Dalam beberapa bulan kemudian, desa Sunda kembali pulih. Warga desa sudah melupakan rasa takut dan terus menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh semangat. Mereka belajar dari pengalaman masa lalu dan kini lebih waspada terhadap bencana alam.

Kisah tentang gempa bumi yang menimpa desa Sunda ini menjadi pelajaran berharga bagi warga desa. Mereka menyadari pentingnya solidaritas dan persiapan dalam menghadapi bencana alam. Semua warga desa saling mendukung dan bekerja sama untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan bersama.

Akhirnya, desa Sunda menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain dalam menghadapi bencana alam. Kesatuan dan semangat gotong-royong warga desa menjadi fondasi yang kuat dalam mengatasi berbagai tantangan yang datang.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]