CT Current Transformer

Darma Zanna

CT Current Transformer

Pengenalan

CT (Current Transformer) adalah perangkat yang digunakan untuk mengubah arus listrik tinggi menjadi arus listrik yang lebih rendah. Perangkat ini sering digunakan dalam industri, khususnya dalam sistem distribusi daya listrik. CT biasanya digunakan untuk mengukur arus yang lebih tinggi daripada yang bisa diukur oleh alat ukur arus yang biasa digunakan.

Komponen Utama CT

CT terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:

  1. Core (Inti): Inti CT terbuat dari bahan feromagnetik yang bisa mengarahkan arus listrik yang lewatinya. Core umumnya terbuat dari material seperti besi silikon, komposit ferrite, atau ferrite alami.
  2. Lilitan Primer: Lilitan utama CT, juga dikenal sebagai lilitan primer, terhubung ke sumber arus yang akan diukur. Jumlah lilitan primer biasanya lebih sedikit daripada lilitan sekunder, sehingga arus yang mengalir melalui lilitan primer dikurangi menjadi arus yang lebih kecil saat mencapai lilitan sekunder.
  3. Lilitan Sekunder: Lilitan sekunder terhubung ke sirkuit pengukuran atau peralatan lain yang membutuhkan arus yang lebih kecil. Biasanya, lilitan sekunder memiliki jumlah gulungan yang lebih banyak daripada lilitan primer sehingga menghasilkan perbandingan arus yang diinginkan.
  4. Beban: Beban CT adalah beban atau peralatan yang terhubung ke lilitan sekunder CT untuk mendapatkan pengukuran arus yang akurat. Beban dapat berupa ammeter, relay perlindungan, alat ukur daya, atau peralatan lainnya.

Prinsip Kerja CT

Prinsip kerja CT didasarkan pada hukum induksi elektromagnetik. Ketika arus listrik mengalir melalui lilitan primer CT, medan magnet akan dihasilkan di sekitar core. Medan magnet ini kemudian menginduksi tegangan listrik di lilitan sekunder sesuai dengan perbandingan lilitan.

Jumlah arus yang mengalir melalui lilitan sekunder CT sangat tergantung pada perbandingan antara jumlah lilitan primer dan lilitan sekunder. Dengan memiliki perbandingan yang tepat, CT dapat mengubah arus tinggi menjadi arus rendah yang sesuai dengan range pengukuran peralatan yang terhubung ke lilitan sekunder.

BACA JUGA:   Rempah Rempah dan Fungsinya untuk Masakan

Aplikasi CT

CT memiliki banyak aplikasi dalam industri daya listrik, antara lain:

  1. Pengukuran Arus: CT digunakan dalam metering arus pada panel listrik, switchgear, dan sistem distribusi untuk mendapatkan pengukuran akurat dan aman dari arus yang tinggi.
  2. Proteksi: CT digunakan dalam sistem perlindungan untuk mendeteksi arus yang berlebih atau arus gangguan dan mengirimkan sinyal ke perangkat proteksi (seperti relay) untuk memutus sirkuit dan melindungi peralatan elektrik yang terhubung.
  3. Ground Fault Protection: CT juga digunakan dalam sistem proteksi ground fault untuk mendeteksi dan melindungi ground fault yang terjadi dalam sistem listrik.
  4. Monitoring dan Analisis: CT digunakan dalam sistem monitoring arus untuk mengumpulkan data tentang arus listrik yang lewat, sehingga bisa digunakan untuk memantau kinerja dan mengidentifikasi masalah dalam sistem listrik.

Kesimpulan

CT atau Current Transformer adalah perangkat penting dalam sistem distribusi daya listrik. Dengan mengubah arus tinggi menjadi arus rendah, CT memungkinkan pengukuran akurat, proteksi peralatan, dan monitoring yang efektif dalam industri daya. Dengan memahami prinsip kerja dan komponen utama CT, kita dapat memahami penggunaan dan aplikasi yang beragam dari perangkat ini.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]