Cara Menghitung DJJ dengan Doppler

Darma Zanna

Dalam proses diagnostik medis, Dokter sering menggunakan alat Doppler untuk mengukur aliran darah di dalam tubuh pasien. Salah satu ukuran yang dihasilkan oleh alat Doppler adalah DJJ atau Dearah Jantung Janin. DJJ menggambarkan detak jantung janin dalam satu menit.

Berikut adalah cara menghitung DJJ menggunakan alat Doppler:

  1. Persiapkan alat Doppler yang telah dikalibrasi dengan benar. Pastikan probe Doppler dalam kondisi bersih dan steril sebelum digunakan.

  2. Carilah sinyal detak jantung janin dengan menggunakan probe Doppler. Probe Doppler ditempatkan pada permukaan abdomen ibu di dekat area jantung janin. Gerakkan probe secara pelan-pelan sampai Anda mendengar suara detak jantung yang jelas.

  3. Setelah menemukan sinyal detak jantung janin yang jelas, perhatikan jumlah denyut per menit. Anda dapat menggunakan stopwatch atau hitung denyut jantung secara manual selama waktu tertentu, misalnya 1 menit.

  4. Setelah mendapatkan jumlah denyut per menit, itulah DJJ yang dihasilkan oleh alat Doppler. Anda dapat mencatatnya untuk keperluan medis atau pemantauan lebih lanjut. DJJ normal pada janin yang sehat biasanya berkisar antara 120-160 denyut per menit.

Penting untuk dicatat bahwa hasil pengukuran DJJ dengan alat Doppler mungkin mengalami variasi tergantung pada faktor-faktor seperti posisi janin, usia kehamilan, aktivitas janin, dan kondisi fisik ibu. Oleh karena itu, pengukuran DJJ dengan alat Doppler sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis yang berpengalaman dan diinterpretasikan dalam konteks klinis yang lebih luas.

Selain itu, DJJ juga dapat dihitung menggunakan metode lain seperti kardiotokografi (CTG) atau ultrasonografi. Metode pengukuran DJJ yang digunakan akan disesuaikan dengan kebutuhan medis dan kondisi pasien.

Dalam kesimpulannya, DJJ dapat dihitung menggunakan alat Doppler dengan mencari sinyal detak jantung janin dan menghitung jumlah denyut per menit. Namun, penting untuk mendapatkan bantuan dari tenaga medis yang berpengalaman dalam menginterpretasikan hasil pengukuran DJJ ini dengan benar.+#

BACA JUGA:   Kegiatan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Also Read

Bagikan:

[addtoany]