Cara Mengajak Taaruf Lewat Whatsapp (WA)

Darma Zanna

Dalam upaya untuk mengajak taaruf melalui WhatsApp (WA), pelaku harus mempertimbangkan beberapa hal penting. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti untuk mengajak taaruf lewat WA:

1. Mempersiapkan Diri

Sebelum mengajak taaruf lewat WA, penting untuk mempersiapkan diri secara mental dan emosional. Pastikan niat Anda tulus dalam mencari pasangan yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan kehidupan Anda. Berdoalah kepada Allah untuk mendapatkan keberkahan dalam proses ini.

2. Menjalin Komunikasi Awal

Langkah pertama adalah membangun komunikasi awal dengan calon yang ingin diajak taaruf. Pastikan Anda sudah mengenalnya secara sekilas dan merasa cocok dalam hal nilai-nilai, minat, dan tujuan hidup. Jika sudah memiliki nomor Whatsapp calon pasangan, Anda dapat menggunakan kesempatan untuk memulai percakapan melalui pesan singkat.

3. Menyampaikan Niat Baik

Ketika mengajak taaruf lewat WA, pastikan niat Anda jelas dan baik. Sampaikan bahwa Anda tertarik untuk mengenalnya lebih dalam dengan tujuan untuk menikah. Jelaskan bahwa Anda ingin menjalankan prinsip-prinsip percintaan yang Islami dan terhindar dari pacaran yang tidak halal.

4. Mengajukan Pertanyaan-pertanyaan Penting

Dalam proses taaruf, penting untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang relevan dan penting untuk mengetahui lebih dalam tentang calon pasangan. Pertanyaan-pertanyaan ini bisa berupa:

  • Bagaimana pandangannya tentang poligami?
  • Apa minat dan hobi yang dimiliki?
  • Apa yang diharapkan dalam kehidupan pernikahan?
  • Bagaimana pandangannya tentang peran suami dan istri?
  • Bagaimana hubungannya dengan keluarganya?

Pertanyaan ini akan membantu Anda dalam mengetahui apakah ada kesesuaian dalam nilai-nilai dan tujuan hidup Anda.

5. Berkomunikasi dengan Etika yang Baik

Dalam komunikasi lewat WA, pastikan untuk selalu menjaga etika yang baik. Hindari penggunaan kata-kata yang tidak pantas atau mengandung unsur pelecehan. Sampaikanlah pendapat dengan sopan dan jelas. Perlakukan calon pasangan dengan hormat dan pertimbangkan perbedaan pendapat dengan baik.

BACA JUGA:   PDKT: Proses Menarik yang Mendefinisikan Awal Sebuah Hubungan

6. Membicarakan Rencana Tatap Muka

Setelah menjalankan tahap komunikasi awal melalui WA dan merasa cocok, ajak calon pasangan untuk bertemu langsung atau tatap muka. Sampaikan waktu dan tempat yang nyaman bagi keduanya untuk saling berinteraksi lebih lanjut. Jangan lupa untuk memastikan bahwa pertemuan ini dilakukan dengan pengawasan dan disetujui oleh keluarga masing-masing pihak.

7. Konsultasikan Pada Orang Tua atau Wali

Sebelum melanjutkan ke tahap selanjutnya, penting untuk melibatkan orang tua atau wali dalam proses taaruf. Diskusikan niat baik Anda kepada mereka dan minta restu serta nasihat dalam menjalankan proses taaruf. Orang tua atau wali akan memberikan pandangan yang objektif dan memberikan arahan yang baik.

8. Memperhatikan Aspek Keamanan

Dalam menjalankan proses taaruf lewat WA, tetap perhatikan aspek keamanan. Jangan terlalu terbuka dalam memberikan informasi pribadi atau data penting kepada calon pasangan. Pastikan bahwa Anda memang berbicara dengan orang yang sesungguhnya.

9. Bersabar dan Berdoa

Proses taaruf tidaklah selalu mudah dan cepat. Bersabarlah dalam melalui setiap tahapan dan prosesnya. Selalu berdoalah kepada Allah agar diberikan petunjuk yang baik dan keberkahan dalam mencari pasangan hidup.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, diharapkan Anda dapat mengajak taaruf lewat WA dengan baik dan dengan niat yang baik pula. Ingatlah bahwa proses taaruf adalah langkah awal dalam mencari pasangan hidup yang sesuai dengan nilai-nilai agama dan kehidupan Anda.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]