Taaruf Surabaya

Darma Zanna

Latar Belakang

Surabaya, ibu kota Jawa Timur, merupakan salah satu kota yang memiliki keberagaman budaya dan agama. Dalam konteks agama Islam, salah satu tradisi yang populer dan dijalankan oleh masyarakat Surabaya adalah taaruf. Taaruf adalah proses saling mengenal antara calon pasangan yang ingin menikah dengan tujuan membentuk keluarga harmonis dan menjalankan syariat agama.

Pelaksanaan Taaruf di Surabaya

Ada beberapa cara yang umum dilakukan dalam menjalankan proses taaruf di Surabaya. Pertama, ada lembaga dan komunitas yang secara khusus mengadakan acara taaruf untuk para calon pasangan. Dalam acara ini, calon pasangan akan diberikan kesempatan untuk saling berkenalan, berbicara, dan memahami nilai-nilai serta tujuan pernikahan masing-masing.

Selain itu, masyarakat Surabaya juga sering mengadakan taaruf melalui jalur kepemudaan, seperti organisasi-organisasi keagamaan, karang taruna, atau bahkan sekolah-sekolah. Dalam kegiatan ini, para pemuda dan pemudi akan diajak untuk berinteraksi, berdiskusi, dan saling memahami nilai-nilai agama sebagai dasar dalam menjalin hubungan yang halal.

Manfaat dan Makna Taaruf di Surabaya

Taaruf di Surabaya tidak hanya bertujuan untuk mencari pasangan hidup, tetapi juga dianggap sebagai cara untuk memperkuat jalinan ukhuwah Islamiyah, persaudaraan sesama Muslim. Dengan menjalankan taaruf dengan baik, diharapkan dapat terbentuk keluarga yang harmonis serta mampu menjalankan peran dan tanggung jawab sesuai dengan agama dan ajaran Islam.

Selain itu, taaruf juga dianggap sebagai langkah awal untuk menjauhkan diri dari perbuatan yang diharamkan dalam Islam, seperti pacaran yang tidak halal. Dengan mengikuti proses taaruf yang benar, diharapkan dapat membentuk hubungan yang dilandasi oleh nilai-nilai agama dan menghindari perbuatan zina yang dilarang oleh agama.

Tantangan dalam Taaruf di Surabaya

Meskipun taaruf di Surabaya memiliki banyak manfaat, masih ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam menjalankan proses ini. Pertama, adanya perbedaan status sosial dan ekonomi antara calon pasangan dapat menjadi hambatan dalam mencari kesepahaman dan kecocokan dalam menjalankan taaruf.

BACA JUGA:   PDKT Lama: Antara Harapan dan Kenyataan

Selain itu, budaya atau tradisi yang masih melekat dalam masyarakat juga dapat menjadi tantangan. Misalnya adanya tekanan dari keluarga yang lebih mementingkan aspek materi atau prihal fisik dalam mencari pasangan, daripada aspek agama dan nilai-nilai keislaman.

Kesimpulan

Taaruf di Surabaya merupakan tradisi yang dijalankan oleh masyarakat Muslim dengan tujuan membentuk keluarga yang harmonis dan menerapkan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun terdapat tantangan dalam pelaksanaannya, taaruf di Surabaya memiliki manfaat yang besar dalam membentuk hubungan pernikahan yang sesuai dengan ajaran agama dan menjalin ukhuwah Islamiyah yang kuat.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]