Pijat Payudara Ibu Hamil

Darma Zanna

Pendahuluan:

Pijat payudara pada ibu hamil merupakan salah satu cara yang dapat membantu mempersiapkan payudara untuk menyusui bayi nantinya. Pijat pada payudara ibu hamil dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan sirkulasi darah, meredakan nyeri atau ketegangan pada payudara, serta membantu mempersiapkan puting payudara dan jaringan sekitarnya untuk menyusui.

Manfaat Pijat Payudara Ibu Hamil:

  1. Meningkatkan sirkulasi darah: Pijatan lembut pada payudara ibu hamil dapat meningkatkan sirkulasi darah. Hal ini dapat membantu membawa lebih banyak nutrisi dan oksigen ke payudara sehingga kesehatan jaringan payudara tetap terjaga.

  2. Meredakan nyeri atau ketegangan pada payudara: Selama kehamilan, perubahan hormonal dapat menyebabkan payudara terasa nyeri atau tegang. Pijatan lembut pada payudara dapat membantu meredakan ketidaknyamanan ini.

  3. Memperkuat jaringan payudara: Melalui pijatan yang tepat, manfaat pijat payudara pada ibu hamil juga dapat menjaga keelastisan dan kekuatan jaringan payudara. Hal ini dapat membantu mencegah kelainan seperti rekahan pada puting payudara.

  4. Meningkatkan produksi ASI: Pijatan pada payudara ibu hamil dapat merangsang produksi hormon oksitosin, yang berperan dalam memproduksi ASI. Dengan memijat payudara secara teratur selama kehamilan, dapat membantu mempersiapkan payudara untuk memproduksi ASI setelah melahirkan.

Teknik Pijat Payudara Ibu Hamil:

  1. Bersihkan tangan dengan sabun antiseptik sebelum memijat payudara. Ini untuk mencegah infeksi pada payudara ibu hamil.

  2. Dalam posisi duduk atau berbaring, aplikasikan minyak pijat yang aman untuk ibu hamil pada payudara. Minyak pijat dapat membantu mengurangi gesekan tangan pada kulit payudara.

  3. Gunakan gerakan pijatan yang lembut dan melingkar di sekitar payudara. Hindari pijatan yang terlalu keras atau memijat terlalu lama. Fokuskan pijatan pada bagian bawah, sisi, dan area areola payudara.

  4. Lakukan pijatan dari bagian bawah payudara hingga ke arah atas dalam gerakan yang lembut. Jangan melewatkan bagian bawah payudara karena ini adalah bagian yang paling sering mengalami ketidaknyamanan dan ketegangan.

  5. Pijat juga bagian sekitar areola atau puting payudara. Gerakkan jari secara melingkar dari bagian luar areola ke arah dalam. Namun, pastikan untuk tidak menarik atau memutar puting payudara saat memijat.

  6. Setelah selesai memijat, bersihkan payudara dengan air hangat untuk menghilangkan minyak pijat yang tersisa.

BACA JUGA:   Sayuran yang Dilarang untuk Ibu Hamil Muda

Kesimpulan:

Dalam melaksanakan pijat payudara pada ibu hamil, penting untuk mengutamakan kelembutan dan menghindari gerakan yang terlalu keras. Meskipun pijat payudara dapat memberikan manfaat, setiap ibu hamil disarankan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis atau ahli laktasi sebelum melakukannya. Mereka dapat memberikan petunjuk yang sesuai dengan kondisi khusus ibu hamil serta memberikan pengawasan terhadap teknik pijat yang benar dan aman.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]