Mengapa Sabuk PSHT di Sebelah Kiri?

Darma Zanna

Sebagai organisasi beladiri Indonesia yang terkenal, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari organisasi beladiri lainnya. Salah satu ciri khas yang sering kali menarik perhatian adalah penggunaan sabuk PSHT yang dikenakan di sebelah kiri oleh anggota PSHT. Ada beberapa alasan mengapa sabuk PSHT dikenakan di sebelah kiri, yang akan kita bahas dalam artikel ini.

1. Menghormati Tradisi

Penggunaan sabuk di sebelah kiri oleh anggota PSHT sebenarnya adalah sebuah kepatuhan terhadap tradisi dan etika yang telah diwariskan oleh pendiri PSHT, Ki Hadjar Hardjo Oetomo. Menurut tradisi PSHT, sabuk yang dikenakan di sebelah kiri memiliki makna dan kegunaan tertentu yang berkaitan erat dengan filosofi dan prinsip dalam beladiri ini.

2. Simbol Kebesaran Spiritual

Sabuk PSHT yang dikenakan di sebelah kiri juga memiliki makna spiritual yang dalam. Sebagai organisasi beladiri yang memiliki landasan budaya dan spiritual yang kuat, PSHT mengajarkan kepada anggotanya untuk selalu menghormati dan memuliakan warisan budaya leluhur dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam hal ini, penggunaan sabuk.

Secara simbolis, sabuk PSHT yang dikenakan di sebelah kiri melambangkan kedigdayaan dan kebesaran spiritual. Mengenakan sabuk di sebelah kiri mengingatkan anggota PSHT untuk senantiasa menjaga kesucian hati, mengejar kebijaksanaan, dan menghormati nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.

3. Menghormati Para Pendiri

Selain itu, penggunaan sabuk di sebelah kiri juga merupakan bentuk penghormatan terhadap para pendiri PSHT. Ki Hadjar Hardjo Oetomo bersama dengan para pendiri PSHT lainnya membentuk organisasi ini dengan tujuan memperkuat persaudaraan, menjaga keutuhan budaya, dan menjunjung tinggi kesucian batin.

Dengan mengenakan sabuk di sebelah kiri, anggota PSHT menghormati jasa para pendiri PSHT dan meneruskan ajaran-ajaran mereka. Penggunaan sabuk di sebelah kiri adalah sebuah tanda penghargaan kepada mereka yang telah berjuang keras dalam membangun dan memperluas keberadaan PSHT hingga saat ini.

BACA JUGA:   Jalan Baru di Padangsidimpuan

4. Identitas dan Representasi

Selain alasan-alasan di atas, penggunaan sabuk di sebelah kiri oleh anggota PSHT juga berfungsi sebagai identitas dan representasi dari organisasi ini. Dengan sabuk yang dikenakan di sebelah kiri, anggota PSHT dapat dengan mudah dikenali dan membedakan dirinya dari organisasi beladiri lainnya.

Penggunaan sabuk di sebelah kiri juga merupakan salah satu cara anggota PSHT untuk menunjukkan kesetiaannya kepada organisasi ini. Sabuk PSHT menjadi bagian yang tak terpisahkan dari penampilan anggota PSHT, dan mengenakannya di sebelah kiri merupakan manifestasi dari komitmen dan dedikasi mereka terhadap organisasi beladiri ini.

Kesimpulan

Penggunaan sabuk PSHT di sebelah kiri oleh anggota PSHT memiliki alasan-alasan yang kuat dan bermakna. Selain menghormati tradisi dan para pendiri, sabuk di sebelah kiri juga melambangkan kebesaran spiritual dan menjadi identitas dari anggota PSHT. Dengan memahami filosofi yang terkandung dalam penggunaan sabuk PSHT ini, kita dapat menghargai dan menghormati nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh organisasi beladiri ini.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]