Cara Mengukur Grounding dengan Tang Ampere

Darma Zanna

Grounding atau biasa juga disebut dengan pengikatan tanah adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengalirkan arus ke bumi jika terjadi kebocoran arus pada peralatan listrik. Grounding yang baik sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kinerja peralatan listrik. Salah satu cara untuk mengukur tingkat grounding yang ada adalah menggunakan tang ampere. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat diikuti untuk mengukur grounding dengan tang ampere :

  1. Siapkan peralatan yang dibutuhkan

    • Tang ampere (clamp meter)
    • Kabel penghubung dengan soket atau klip (jumper cable)
    • Multimeter
    • Kabel penggantung jika diperlukan
  2. Persiapkan grounding yang akan diukur
    Pastikan bahwa grounding yang akan diukur adalah grounding yang sesuai dengan sistem yang digunakan. Grounding yang baik umumnya terhubung dengan ground rod atau plat grounding yang terpasang secara tepat.

  3. Atur tang ampere pada mode pengukuran arus
    Pastikan tang ampere dalam mode pengukuran arus dengan rentang pengukuran yang sesuai. Sebaiknya pilih rentang pengukuran yang terkecil terlebih dahulu, kemudian jika diperlukan pilih rentang yang lebih besar.

  4. Hubungkan tang ampere pada grounding yang akan diukur
    Gunakan jumper cable yang tersedia pada tang ampere untuk menghubungkan salah satu cabang tang ampere dengan grounding yang akan diukur. Pastikan koneksi antara tang ampere dan grounding cukup kuat dan tidak terputus.

  5. Bacaan pada tang ampere
    Setelah tang ampere terhubung dengan baik pada grounding yang akan diukur, baca pengukuran pada layar tang ampere. Bacaan yang akan muncul adalah arus yang mengalir melalui grounding tersebut. Pastikan untuk mengambil bacaan yang stabil selama beberapa detik untuk mendapatkan hasil yang akurat.

  6. Gunakan multimeter untuk memeriksa resistansi grounding
    Jika ingin memeriksa resistansi grounding, gunakan multimeter dalam mode pengukuran resistansi. Hubungkan ujung probe multimeter dengan grounding yang akan diukur. Baca resistansi yang terbaca pada layar multimeter. Resistansi yang rendah menunjukkan kondisi grounding yang baik.

  7. Evaluasi hasil pengukuran
    Analisis hasil pengukuran sesuai dengan standar dan persyaratan yang berlaku. Nilai arus yang terbaca pada tang ampere harus sesuai dengan batas yang ditetapkan oleh sistem. Resistansi yang terukur pada multimeter juga harus dalam rentang yang diizinkan.

  8. Tinjau kembali grounding jika hasil pengukuran tidak sesuai
    Jika hasil pengukuran tidak memenuhi batas yang ditetapkan, tinjau kembali sistem grounding. Cari tahu apakah ada kabel atau konektor yang longgar, kerusakan pada ground rod, atau masalah lain yang dapat mempengaruhi kinerja grounding. Perbaiki permasalahan yang ditemukan untuk memastikan grounding yang baik dan sesuai.

BACA JUGA:   Kenapa Status WA Sudah Dihapus Tapi Masih Ada

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengukur tingkat grounding dengan menggunakan tang ampere. Penting untuk mengikuti prosedur dan instruksi penggunaan yang baik untuk menghindari risiko kecelakaan dan mendapatkan hasil pengukuran yang akurat.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]