Buah yang Dilarang untuk Ibu Hamil Muda

Darma Zanna

Terkadang, selama masa kehamilan, para ibu hamil muda diberi beberapa pembatasan mengenai makanan tertentu. Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan ibu dan perkembangan janin yang sedang dikandung. Salah satu makanan yang dibatasi adalah buah-buahan tertentu. Meski sebagian besar buah menyehatkan dan baik dikonsumsi, terdapat beberapa buah yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil muda.

Buah Apel Hijau

Buah apel hijau mengandung senyawa yang dikenal sebagai sinefrin. Senyawa ini dapat menyebabkan gangguan pada tekanan darah, sehingga dapat meningkatkan risiko terjadinya kontraksi uterus yang berlebihan. Oleh karena itu, ibu hamil muda sebaiknya menghindari konsumsi apel hijau secara berlebihan atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Buah Nanas

Buah nanas mengandung enzim bromelain, yang dapat merangsang kontraksi rahim dan menyebabkan perdarahan. Jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, buah nanas dapat meningkatkan risiko keguguran. Maka dari itu, ibu hamil muda disarankan untuk menghindari konsumsi buah nanas secara berlebihan atau mengonsumsinya dalam bentuk yang telah diproses, seperti jus.

Buah Kerisik

Buah kerisik atau juga dikenal sebagai buah kesemek mengandung senyawa tanin. Senyawa ini memiliki sifat yang asam dan dapat meningkatkan resiko terjadinya diare, mual, muntah, dan perdarahan pada ibu hamil muda. Oleh karena itu, sebaiknya ibu hamil muda mengurangi atau menghindari konsumsi buah kerisik untuk menjaga kesehatan janin dan ibu hamil.

Buah Jeruk Bali

Buah jeruk bali mengandung asam sitrat yang tinggi. Asam sitrat dapat merusak enamel gigi dan menyebabkan refluk asam jika dikonsumsi berlebihan. Selain itu, buah jeruk bali juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan diare jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Ibu hamil muda sebaiknya membatasi konsumsi buah jeruk bali, terutama jika memiliki masalah gigi atau gangguan pencernaan.

BACA JUGA:   Dokter Fetomaternal di Jakarta

Buah Delima

Buah delima mengandung senyawa tannin yang tinggi. Senyawa ini dapat menyebabkan kontraksi rahim dan merangsang perdarahan. Oleh karena itu, buah delima sebaiknya dihindari oleh ibu hamil muda. Jika ingin mengonsumsi buah delima, sebaiknya dalam jumlah yang sangat terbatas dan dalam bentuk yang telah diolah seperti jus.

Kesimpulan

Adanya pembatasan konsumsi buah-buahan tertentu bagi ibu hamil muda merupakan langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan ibu dan perkembangan janin yang sedang dikandung. Meskipun beberapa buah sebaiknya dihindari, tetapi masih banyak buah-buahan lain yang sangat baik untuk dikonsumsi selama masa kehamilan. Maka dari itu, sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan arahan yang lebih spesifik mengenai jenis buah yang dapat dikonsumsi selama ibu hamil muda.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]