Bagian Organ Mana Yang Menghasilkan Hormon Penyebab Banci Pada Pria…??? [from : habybpalyoga]

Terima kasih buat mas habybpalyoga buat pertanyaannya. (susah ya namanya hehehehe 😀 ) . Buah Mbak Shanti Ch, maaf sik mikir buat nemukan jawaban dari pertanyaannya mbak. Eh kok malah ini duluan yang bisa segera aku jawab hehehehehe….

Bingung membaca judul postingan kali ini? aku sendiri yang menulis juga bingung mau pake judul apaan. Soalnya bingung mau naruh kata tanyanya dimana hehehehe 😀 . Pertanyaan asli dari mas habybpalyoga adalah seperti ini :

Pada kasus cowok feminim (banci) “katanya” hormon progesteron dan estrogennya mengalahkan hormon testosteron, kalau benar? organ mana yang menghasilkan hormon tersebut? Kita sama-sama tau cowok tidak punya ovarium.

Let’s start..

Apa Itu Hormon?

Hormon adalah zat kimia pembawa pesan yang bekerja di dalam tubuh. Puluhan hormon yang terdiri dari struktur zat kimia itu saling bekerja sama mengatur fungsi tubuh. Ada dua sumbu utama penghasil hormon di tubuh. Pertama adalah HPG (hipotalamus pituitary gonad) dan yang kedua adalah HPA (hipotalamus pituitary adrenal).

HPG berasal dari hipotalamus, turun ke hipofisis dan berakhir di gonad (ovarium pada wanita dan testis pada pria). Hormon yang dihasilkan di antaranya adalah Estrogen, Progesteron dan Testosteron. Sedangkan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar anak ginjal (HPA) di antaranya adalah hormon insulin dan kortisol.

Ini berarti, baik ovarium dan testis sama-sama menghasilkan hormon estrogen, progesteron, dan testosteron, namun dalam kadar yang berbeda. Testosteron lebih banyak diproduksi pada pria yaitu  6-8 mg testosteron per hari, dibandingkan dengan kebanyakan wanita yang hanya memproduksi testosteron 0,5 mg setiap hari. Begitu juga sebaliknya, estrogen berada dalam jumlah lebih besar terdapat pada wanita.

Selama ini, yang tertanam dalam pikiran orang kebanyakan adalah bahwa Estrogen dan Progesteron itu dimiliki wanita saja, sedangkan Testosteron hanya dimiliki pria saja. Tapi dari paparan diatas dapat diluruskan kalau pendapat itu salah.

Estrogen, Progesteron, dan Testosteron?

Estrogen : Hormon ini diproduksi oleh indung telur dan otak. Tugas utamanya adalah mengatur ovulasi (pembuahan), yaitu bertemunya sel telur dengan sperma.

Progesteron : Sama seperti Estrogen, hormon ini juga diproduksi oleh indung telur dan otak. Hormon progesteron penting untuk memelihara kehamilan dan proses persalinan.

Testosteron : Hormon ini diproduksi di testis, dan dalam jumlah kecil diproduksi sebagian di otak. Hormon ini berfungsi meningkatkan libido, menghasilkan energi tubuh, menciptakan fungsi imun, dan perlindungan terhadap osteoporosis.

(Estogen + Progesteron) > Testosteron = Banci ??

Sebenarnya seseorang menjadi banci itu bisa karena 2 faktor, yaitu faktor biologis dan faktor psikologis. Kalau dari faktor biologis biasanya ini terjadi karena memang dari sejak lahir ia memiliki ketidakseimbangan hormon, yaitu Estogen dan Progesteron lebih banyak dari Testosteron, sehingga menjadi lebih condong ke sifat feminim, dan ini tidak bisa diobati kecuali dengan terapi hormon yg harus dijalani seumur hidupnya.

Naah…kemungkinan yang satunya lagi adalah faktor psikologis, bisa jadi karena trauma terhadap cewek, sehingga membuat si pria itu jadi kurang menyukai wanita atau bahkan takut pada wanita atau berprasangka buruk pada wanita, sehingga ia merasa kalau menjadi wanita itu lebih enak, lebih baik, lebih nyaman, akhirnya muncullah kecenderungan menjadi banci ini.

Jadi ;

  1. Baik Ovarium maupun Testis sama-sama menghasilkan hormon estrogen, progesteron, dan testosteron, namun dalam kadar yang berbeda.
  2. Seseorang menjadi banci itu bisa karena 2 faktor, yaitu Faktor Biologis dan Faktor Psikologis.

Semoga penjelasan diatas bisa mengobati rasa penasaran di hati mas  habybpalyoga , dan semoga bisa menambah wawasan para pembaca sekalian. Terima kasih 😀 .

 

Comments

  1. Reply

    • Reply

  2. By enggar

    Reply

  3. By rendy

    Reply

  4. By deniasi bandung

    Reply

    • Reply

      • By Utba Ghulam

        Reply

        • Reply

        • By Utba Ghulam

          Reply

  5. Reply

  6. By Sugeng riyanto

    Reply

    • Reply

  7. By harry divalio

    Reply

  8. By oki

    Reply

    • Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *