Kenapa Tanah Mengeluarkan Bau Khas Setelah Hujan?

bautanah

Masih awal tahun, April., hujan masih sering turun di bulan ini, tak terkadang disertai petir bahkan sampai terjadi badai. Namun setelah hujan reda, suasana menjadi tenang, semuanya basah segar, udara jadi segar dan bersih pula. Tak hanya itu, bau khas tanah yang muncul setelah hujan ini juga turut bikin meng-ademkan pikiran.

Usut punya usut, ternyata bau khas yang timbul tersebut diakibatkan oleh Geosmin, yaitu senyawa organik yang diproduksi oleh beberapa mikroba yang meliputi Cyanobacteria (alga hijau-biru) dan Actinobacteria (khususnya Streptomyces). Senyawa tersebut dilepaskan saat mikroba tersebut mati, dan hidung manusia sangat peka akan Geosmin ini bahkan pada konsentrasi kurang dari 5 bagian per trilyun, woow..!!

Bau tanah ini  pertama kali diteliti oleh Berthelot pada tahun 1891. Pada tahun 1965  struktur senyawa Geosmin ditemukan oleh Gerber.  Dengan adanya bau tanah ini akibat Geosmin, dapat dijadikan acuan bahwa di daerah tersebut terdapat sumber mata air yang diakibatkan hujan.

Dengan adanya Geosmin ini, seekor unta dapat terus bertahan hidup di padang pasir yang keras, kenapa? karena hidung unta sangat peka, bahkan dari jarak 5 mil, unta berpunuk dua mampu mampu menemukan air dengan melacak Streptomyces (yang merupakan salah satu bakteri penghasil Geosmin) yang diterbangkan oleh angin. woow lagi..!! 😀

Sungguh makhluk kecil yang luar biasa, dan luar biasa lagi adalah yang menciptakan makhluk kecil itu 🙂 ,, semoga bermanfaat.

Comments

  1. By Monda

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *