Kenapa Burung Merpati Digunakan Sebagai Simbol Perdamaian…???

Perna ngeliat pas kampanya bupati/walikota si calon walikota beserta tim suksesnya melepaskan burung merpati? ato pas acara2 di panggung lainnya? Kenapa harus merpati yang dipilih? kenapa gak burung emprit aja? wkwkwk 😀 ., ato burung gereja tuh banyak wkwkwkw :D.

Hahaha kayak yang kita tahu, sesuati dijadikan lambang ato simbol itu biasanya diawali oleh suatu peristiwa besar., semisal kayak saat foto jari tangan membentuk huruf “V” ., penggunaan burung merpati ini juga dilandasi oleh suatu kejadian looh.

Jaman dulu, dimasa Nabi Nuh, hujan turun selama 40 hari yang menyebabkan banjir besari di bumi. Nabi Nuh kemudian membuat kapal besar untuk menyelamatkan umatnya. Naah., saat banjir mereda, Nabi Nuh melihat seekor burung merpati terbang membawa ranting pohon zaitun di paruhnya, saat itulah Nabi Nuh mengetahui kalo banjir udah reda 🙂 ., dan sejak saat itu burung merpati dianggap sebagai pertanda berakhirnya sebuah bencana 🙂 .

Bagi umat kristiani, Yesus juga pernah berpesan pada pengikutnya untuk menjadi orang yang lembut hatinya selembut merpati gunung. Nah Injil-pun menyebar, maka penggunaan burung merpati semakin dikenal luas. Burung merpati digunakan sebagai simbol perdamaian juga tertulis di kitab perjanjian lama 🙂 .

Dikisahkan juga ada sebuah legenda Barat, tentang iblis dan nenek sihir yang dapat berubah wujud menjadi berbagai macam bentuk binatang., tapi dia tak bisa berubah jadi merpati heheheh 😀 ., yaa.., namanya aja juga legenda 😀 . Begitulah ceritanya sodara2 😀 .,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *