Dari Apakah Duri Landak Berasal?

3816929565_f704f120a9_bddd

Landak, apa yang pertama kali terlintas di pikiran anda begitu mendengar kata “landak” ? , duri. Ya., sama,, saya pun begitu. Hewan mamalia ini sangat nyentrik dengan keunikan duri yang bisa tumbuh pada sekujur tubuhnya.

Tapi hewan ini juga tidak kejam loh, duri yang ada pada tubuhnya bukan digunakan untuk menyerang, tapi hanya digunakan untuk pertahanan diri apabila terancam oleh pemangsa. Pada saat landak merasa terancam oleh pemangsa, duri-duri di tubuhnya akan mengembang sehingga membuat pemangsanya tertusuk duri dan ogah buat makan landak lagi 😀 .

Duri-duri landak ini terbuat dari protein keratin yang merupakan bahan penyusun rambut dan kuku. Pada setiap helai bulu (duri) landak terdapat poros berongga dan otot, inilah yang memungkinkan landak untuk mengembangkan durinya ketika terancam.

Pada awal dilahirkan, landak kecil biasanya memiliki duri-duri kecil berkisar 100-an duri yang berwarna putih (duri muda), selang beberapa hari kemudian duri-duri putih ini akan rontok dan digantikan oleh duri-duri berwarna gelap tapi ukurannya masih pendek.

Seiring pertumbuhannya, landak dewasa akan memiliki duri-duri yang tebal dan panjang, jumlah bulu pada landak dewasa dapat mencapai 8000-an duri, WOW..!! , oh iya., yang aku omongin disini adalah landak ukuran biasa loh ya, bukan landak mini yang biasanya jadi piaraan dirumah-rumah itu 😀 .

Tambahan informasi, pada dasarnya, landak merupakan hewan pemangsa serangga, namun di alam bebas hewan ini mengarah ke pemakan segala (omnivora), yang meliputi hewan-hewan kecil seperti serangga kecil, cacing, siput, dan kadang2 buah-buahan.

Yap., seperti itulah informasi tentang bulu landak., yuk dibagi ke sosial media biar bermanfaat  🙂 .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *