Bagaimana Seandainya Kita Jatuh Dari Pesawat Terbang Tanpa Parasut…???

Seandainya kita jatuh dari pesawat tanpa parasut? Pasti akan menjadi pengalaman terburuk yang pernah kita alami.., haduuuw.., gak mau mbayangin aku wess 🙁 , tapi kalau misalnya terjadi apa yang bakal terjadi ama tubuh kita ya??

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah berpikir cepat (ngomong seh enak, tapi kalo gitu aku sendiri-pun bakal panik setengah mati 😀 ). Misal saja kita jatuh dari ketinggian 12.000 kaki (kira2 3,6 KM), kita hanya punya waktu 60 detik sebelum sampai di tanah. Waktu 60 detik ini akan terjadi jika pada terjun bebas tangan dan kaki direntangkan, kecepatan jatuh kita kira2 125 mil/jam (200 km/jam).

Cari Daerah Berair

Setelah berpikir cepat, carilah daerah berair, Gimana caranya?? Saat terjun bebas kita bisa mengarahkan tubuh kita kearah yang kita mau, perna lihat video2 orang terjun bebas kan? Di film “Triple X” juga ada hehehehehe. Jatuh di daerah berair tidak akan terasa nyaman dengan kecepatan 200 km/jam. Akan tetapi, kita akan selamat (insyaAllah 😀 ) kalo air di tempat kita jatuh itu dalam, paling tidak 4 meter (dengan kasus jatuh bebas 3,6 km), lebih dalam lebih baik.

Lha? Gimana kita bisa bedakan air yang dalem ama air yang dangkal?. Kalo diliat dari atas, air yang dalam berwarna gelap, kalo dangkal keliatan berwarna terang. Baik tahu dalam atau tidak, lebih baik jatuh dengan kaki terlebih dahulu.

Tak Ada Daerah Berair?

Apabila tidak ada daerah berair, makan kita perlu mencoba cara yang lain. Misalnya, pengalaman seorang prajurit dalam Perang Dunia II berikut dapat dijadikan pelajaran. Orang itu selamat ketika terjun dari pesawat tanpa parasut dari ketinggian kira2 18.000 kaki (5,5 KM). Dia menjatuhkan diri pada cabang2 pohon pinus dan mendarat di atas salju tebal, kalo di tempat kita (indonesia) gak ada salju ya kita bisa mencari pepohonan dan menjadikannya tempat untuk mendarat.

Kalau Jatuh Di Perkotaan?

Apabila kita jatuh di perkotaan dan tidak ada kolam renang, pilihan berikutnya adalah mencari sebuah benda yang besar untuk mendarat dengan harapan benda itu akan menghentikan jatuh kita. Mendarat di atap rumah, diatas mobil, trailer, syukur kalo ada orang yang lagi jemur kasur bisa empuk wkwwwkk :D. Benda2 itu tidak terlalu keras saat kita menghantamnya, dan benda2 itu akan pecah dan menyerap sebagian energi jatuh kita.

Selamatkah Kita?

InsyaAllah , itu jawaban mudahnya 😀 . Apakah langkah diatas akan menyelamatkan kita atau tidak, akan menjadi suatu pertanyaan yang sulit dijawab. Jadi, aku saranin gak usa nyoba terjun dari pesawat tanpa parasut yaaa 😀 .

Comments

  1. By nawan

    Reply

    • Reply

  2. Reply

    • Reply

  3. Reply

  4. By bagas

    Reply

    • Reply

      • By Utba Ghulam

        Reply

        • Reply

  5. Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *