Bagaimana Peredam Senapan Bekerja…???

hm.., heran ? bagaimana mungkin suara senapan yang berkekuatan 140 dB (Desibel) dan dapat merusak pendengaran kita berubah hanya menjadi bunyi “blep” atau “pftt” atau bunyi lainnya? (sayangnya aku gak ahli niruin sura, wkwkwk 😀 kurang kerjaan bange wkwkwk 😀 ??? .

Waaah pasti teknologinya canggih tuh., 😀 , yap benar., teknologinya sih canggih, tapi pada dasarnya peredam senapan seperti ini bekerja dengan prinsip-prinsip fisika yang sederhana untuk membuat senjata menjadi tak bersuara memekakkan telinga. hmmm gimana ya? 😀  , penasaran? let’s check it 😀 .

Bayangkan sebuah balon , jika kita menusuk balon dengan jarum, maka balon akan meletus dan menimbulkan suara yagn keras. Beda halnya jika kita membuka balon dan membiarkan udaranya keluar secara perlahan-lahan, suaranya akan sangat pelan. Naah proses inilah yang menjadi ide dasar dibalik cara kerjanya sebuah peredam senjata  😀 .

Proses

Untuk menembakkan peluru dari senapan, bubuk senapan terbakar di belakang peluru sehingga menciptakan dentuman gas yang keras. Tekanan dari gas mendorong peluru turun ke laras senapan. Ketika peluru keluar dari ujung senapa, suaranya seperti ketika kita membuka sumbatan botol, bahkan bisa lebih keras. Tekanan di belakang peluru sangat besar, kurang lebih 3.000 pound/inchi2 (PSI) sehingga suara ledakannya sangat keras seperti suara yang timbul ketika melepaskan sumbatan botol. hm…. (sambil ngelus2 dagu 😀 ) .

Peredam terpasang di ujung laras senapan dan volumenya 20-30 kali lebih besar dibandingkan laras senapan. Dengan peredam berada di tempatnya, gas yang tertekan di belakang peluru mempunyai ruangan yang lebih luas untuk mengembang. Jadi, tekanan dan temperatur gas panas menurun drastis. Ketika peluru keluar dari lubang dalam peredam, tekanan yang terlepas jauh lebih rendah, sekitar 60 PSI sehingga suara yang dihasilkan-pun tak telalu besar dan memekakkan telinga. gak enak beud suaranya 😀 . wkwkwk kecuali mah kalo senapan angin wkwkwkwk 😀 .

Sebuah peluru yang berjalan dengan kecepatan supersonik tidak dapat diredam karena peluru menciptakan sendiri ledakan sonik yang kecil. Banyak benda berkekuatan tinggi berjalan dengan kecepatan supersonik. Peredam dapat menghasilkan suara dari lepasnya sumbatan, tetapi bukan dari suara dari desingan peluru. Ooow gitu tooh 😀

Yap begitulah cara kerjanya., selamat ketemu di postingan berikutnya 😀 ., masih mau nulis lagi dadadadada 😀

Comments

  1. By Joko

    Reply

    • Reply

  2. By arwah

    Reply

  3. By ruben

    Reply

    • Reply

    • By willykk

      Reply

  4. Reply

    • Reply

  5. By dogol

    Reply

  6. By kay

    Reply

    • Reply

      • By willykk

        Reply

  7. Reply

  8. By Made

    Reply

    • Reply

  9. By sukadi

    Reply

    • Reply

    • By willykk

      Reply

  10. By Dedi

    Reply

  11. Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *