Bagaimana Jika Kita Terperosok Kedalam Pasir Hisap…???

Pada artikel sebelumnya aku udah nulis tentang Apa Itu Pasir Hisap? beserta cerita terbentuknya, bagi yang belum baca mending baca dulu geh sebelum baca artikel ini jadi biar sekalian jelas ntar 😀 . Pada kali ini aku bakal ngulas gimana kalo seandainya entah gimana caranya baik disengaja maupun tidak kita tiba2 terperosok kedalam pasir hisap ini. Akankah kita selamat? yaa tergantung seh., kalo bisa nyelametin diri ya selamat,, ini juga tergantung dalemnya si pasir isep.,

Berat jenis tubuh manusia rata2 1 gram/cm3 dan dapat mengapung di air. Jika persentase lemak di tubuh kita rendah/sedikit, tubuh akan menjadi padat dan daya apung (di pasir) menjadi kecil (Bouyancy Negatif), apaan tuh? Klik aja link-nya biar tahu, yaah ini sedikit kayak penjelasan pengetahuan tentang berenang aja 😀 . Ok, kembali lagi ke pasir. Meskipun daya apung sedikit tetapi udara yang ada di paru2 kita akan tetap membantu kita tetap mengapung, pelampung alami lah 😀 . Pasir hisap lebih padat ketimbang air,, berat jenisnya  sekitar 2 gram/cm3 , hal ini akan membuat kita mengapung lebih mudah ketimbang mengapung di air. huuuft syukurlaah 😀 .

Kuncinya, jika kita terperosok ke pasir hisap, JANGAN PANIK!!! . kebanyakan orang yang jatuh ke tempat2 yang cair bakal panik dan mulai menggelepar-gelepar kagak karuan, ini malah memperparah keadaan dan mempercepat tenggelam. Selama ini anggapan pasir hisap adalah kayak makhluk hidup dan tak mempunyai dasar sehingga mudah untuk tertarik kedalamnya. Gerakan panik-lah yang membut tubuh cepat terhisap.

Menurut Dumouchele, sekali kita terperosok ke pasir hisap, berat tubuh akan menarik kita tenggelam, jadi, orang dengan berat badan lebih besar akan lebih cepat terperosok. Tapiii, jika kita sudah terperosok, berat badan bukan masalah lagi, kenapa? masih banyak faktor yang menyebabkan cepat terperosok lebih dalam, lagi2 kembali lagi ke Bouyancy (daya apung) 😀 .

Faktor yang memperburuk keadaan ketika terperosok adalah jika kita memukul-mukul sekeliling pasir serta menggerak-gerakkan tangan dan kaki sehingga membuat kita terperosok semakin dalam. Langkah terbaik adalah dengan bergerak perlahan-lahan dan berusaha naik ke permukaan. Kemudian telentangkan badan kita. Dengan demikian kita akan mengambang di atas pasir, cara ini akan menolong kita di pasir isap yang jenuh air.

Perbandingan pasir isap dengan air sangat bervariasai, sehingga menyebkan beberapa pasir hisap menjadi kurang mampu menopang berat badan kita dengan telentang. Jika kita masuk ke pasir isap yang kurang jenuh air, ada cara yang lebih baik buat dicoba.

Salah satu reakti yang sering dilakukan ketika kaki seseorang terperangkap ke pasir isap adalah ia akan memindahkan titik berat badan ke kaki lainnya, kemudian ia mencoba mengeluarkan kakinya dari pasir dengan cara memindahkan berat badannya maju mundur. Gerakan seperti ini sesungguhnya memperburuk keadaan. 🙁

Langkah seharusnya yang dilakukan adalah menjatuhkan diri ke depan dan mencoba menyebarkan berat badan ke hampir seluruh tubuh. Lanjutkan gerakan pembebasan kaki dengan gerakan pelan sehingga tidak menyebabkan kaki terperosok lebih dalam, begitu berhasil mengeluarkan kaki, bergulinglah menjauh dari tempat itu dan menuju tanah yang padat. Naah selamat deeeeh 🙂

Banyak kasus orang yang kakinya terperangkap di pasir hisap tidak dapat melepaskan diri. Kejadian kayak gini nih terjadi jika pasir berada di kelembapan yang tepat dan kedua kaki terperosok setidaknya sebatas pinggang. Kalo kayak gini nih kita bakal memerlukan pertolongan 2 orang-an lah minimal., tapi ingat, JANGAN PANIK!! .

Moga bisa bermanfaat.., ^_^

Comments

  1. By Sonif

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *